Posted by: Umaru Marudashi on: 20 March 2011
JANGANLAH BERSIKAP PESIMIS! (WAJIB OPTIMIS)
Janganlah kamu bersikap lemah (pesimis), dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman (Q.S. Ali Imran:139)
Dalam Tafsir DEPAG dijelaskan:
Ayat ini menghendaki agar kaum muslimin jangan bersifat lemah dan bersedih hati, meskipun mereka mengalami kekalahan dan penderitaan yang cukup pahit pada perang Uhud, karena kalah atau menang dalam sesuatu peperangan adalah soal biasa yang termasuk dalam ketentuan Allah.
Yang demikian itu hendaklah dijadikan pelajaran. Kaum muslimin dalam peperangan sebenarnya mempunyai mental yang kuat dan semangat yang tinggi jika mereka benar-benar beriman.
***
Dalam KBBI online pésimis (n) diartikan: orang yg bersikap atau berpandangan tidak mempunyai harapan baik (khawatir kalah, rugi, celaka, dsb); orang yg mudah putus (tipis) harapan.
Orang-orang yang memiliki sikap pesimis ialah mereka yang memandang hidupnya selalu berkabut hitam dan sangat menakutkan. Pandangannya selalu buruk, segala sesuatunya terlihat hitam padanya. Dahinya selalu mengkerut, wajahnya selalu cemberut, dadanya terasa sesak, ia tidak mempunya (mempedulikan) cita-cita, harapan, kelapangan, serta kemudahan. Dunia di pandangan dengan pandangan sinis, ia beranggapan hidupnya selalu miskin (gagal), kelaparan terus-menerus tanpa ada akhirnya, serta penyakit yang tak kunjung sembuh.
Inilah orang-orang yang mengidap penyakit mental dalam hidupnya. Ia selalu merasa mati, padahal kematian yang sesungguhnya belum datang. Ia selalu merasa miskin padahal ia berkecukupan bahkan termasuk orang kaya. Ia selalu merasa haus dan kelaparan, padahal ia tidak pernah kekurangan harta yang mau dimakan. Dialah manusia rakus yang hidupnya serba kekurangan. Ia adalah orang yang tidak pernah mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan-nya.
Dalam menafsirkan ayat di atas Sayyid Quthb berkata : Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah kamu bersedih hati atas apa yang menimpamu; dan jangan pula kamu bersedih hati atas apa yang lepas dari tanganmu, padahal kamu adalah orang-orang yang tinggi. Aqidah kalian lebih tinggi karena kalian bersujud pada Allah semata sedangkan mereka menyembah pada salah satu makhlukNya atau sebagian dari makhluknya. Manhaj hidup kalian lebih tinggi sebab kalian berjalan di atas manhaj Allah sedangkan mereka berjalan di atas manhaj ciptaan makhlukNya. Peran kalian lebih tinggi sebab kalian mendapat tugas untuk memberi petunjuk kepada manusia secara keseluruhan yang sedang berjalan tanpa manhaj atau menyimpang dari manhaj yang lurus. Posisi kalian di muka bumi lebih tinggi sebab kalian adalah pewaris bumi yang Allah janjikan pada kalian, sedangkan mereka menuju pada kebinasaan dan dilupakan. Maka jika kalian benar-benar beriman pasti kalian akan lebih tinggi, dan janganlah kalian bersikap lemah serta bermuramdurja (Tafsir Fi Zhilal al Quran,I/480)*
Wallohu a’lam …
SEMOGA kita semua tergolong insan yang bisa meng-OPTIMALISASI Optimis. Amin.
Posted by: Umaru Marudashi on: 22 January 2011
Siapa yang tidak pernah protes? Saya rasa setiap orang pasti pernah melakukan hal tersebut. Dalam kamus Bahasa Indonesia, protes diartikan: [ pernyataan tidak menyetujui, menentang, menyangkal, dsj.] contoh: Rafael melakukan protes keras karena diganjar kartu merah pada saat MU vs Totenham Hotspur Minggu 16 Januari 2011.
Protes apa yang akhir-akhir ini sering terdengar di telinga kita?
Banyak negara yang mem[p]rotes zionis Israel yang terus melakukan pembangunan pemukiman di negara Palestina. Karena sebagaimana kita ketahui, bahwa Israel tidak memiliki negara (tanah) di muka bumi ini, yang ada mereka Lanjutkan!
Posted by: Umaru Marudashi on: 8 January 2011
Hidup ini indah. Sepertinya kalimat tersebut sering terdengar di telinga. Semoga saja demikian, dan dapat dibentuk seindah mungkin.
Bagaimana perasaan Anda saat ini? Apakah sedang senang, bahagia, harap-harap cemas, khawatir, sedih, atau sedang tertekan karena tuntutan yang harus segera Anda penuhi? Apapun kondisi yang sedang Anda alami saat semoga akan memberikan dampak lebih baik masa yang akan datang.
Setiap orang pasti pernah mengalami rasa “tertekan”. Baik itu tekanan dari dalam diri sendiri (intern) maupun tekanan dari luar (ekstern). Ketika kita sekolah, kita sering tertekan terutama pada saat menghadapi ulangan, terlebih lagi ujian kelulusan yang ternyata passing grade-nya naik dibanding tahun sebelumnya. Banyak sikap yang dihadirkan oleh teman-teman kita pada saat itu. Ada yang kaget, tertekan, ada yang biasa-biasa saja. Read the rest of this entry »
Posted by: Umaru Marudashi on: 23 September 2010
Bangsa Indonesia sedang sakit.
Setujukah Anda bahwa Bangsa Indonesia sedang sakit?
Bangsa yang dikenal oleh dunia dengan kerukunan beragamanya, toleransi, keanekaragaman budaya, suku bangsa yang berbeda-beda, Sumber daya alam yang melimpah, dan berbagai ciri khas Indonesia lainnya yang pada masa-masa sebelumnya lebih dikenal oleh bangsa-bangsa lain di dunia, kini mulai beralih menjadi bangsa yang dipandang dari sisi negatif yang benar-benar membuat kita terkadang minder dan malu menjadi bangsa Indonesia. Read the rest of this entry »
Posted by: Umaru Marudashi on: 15 August 2010
Do’a dan puasa. Lihatlah kedekatan kedua ibadah ini dalam sabda Rasululloh SAW: “Tiga kelompok manusia yang tidak ditolak permohonan mereka; Orang yang sedang berpuasa sampai berbuka, pemimpin yang adil dan orang yang terdzalimi.” (HR. Tumudzi)
Maka, tidak heran jika Alloh azza wajalla menutup ayat tentang puasa dengan firman Alloh yang berbunyi: “Dan bila bertanya kepadamu hamba-hamba-Ku, katakanlah sesungguhnya aku dekat. Aku mengabulkan setiap permohonan orang yang memohon bila mereka memohon kepadaku. Maka penuhilah seruanku dan berimanlah kepadaku agar mereka menjadi orang-orang yang mendapatkan petunjuk.” (QS. Al Baqarah: 186) Lanjutkan bacanya
komentarmu !?