MY MIND

From My Diary #1

Posted by: Bans on: Agustus 25, 2008

Ketika engkau kecewa akan seseorang, baik itu sifat atau perilakunya kepada kita, maka rasa kecewa itu merupakan indikasi bahwasanya kita memiliki harapan terhadap orang tersebut. Maka nyatalah bahwasanya kita telah mengingkari-Nya yang semestinya menjadi satu-satunya harapan kita.
Rasa kecewa memanglah sesuatu yang manusiawi. Namun, berhati-hatilah terhadap rasa kecewa itu karena apabila tidak segera ditanggulangi akan menyebabkan hal-hal yang kurang baik bagi perkembangan pribadi kita pada masa hadapan.

Kecewalah ketika kita selalu bermaksiat di atas nikmat-nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada kita. Kecewalah bila kita jauh dari hal-hal yang diridhai-Nya.

From my diary on 2006

Tinggalkan Balasan

"Hidup ini sekejap tetapi berisiko. Jangan karena mencari kenikmatan sesaat tetapi menderita ber- kepanjangan. Hidup bukan untuk hidup,, tetapi untuk Maha Hidup (Allah swt). hidup bukan untuk mati tetapi mati itulah untuk hidup. Oleh karena itu, Jangan takut mati, jangan lupa mati, jangan cari mati, tetapi rindukanlah mati, karena mati adalah pintu berjumpa dengan-Nya"

Statistik

  • 3,362 Yang mampir
Blogger Indonesia

ARSIP

KARENA di batinmu ada masalah, maka banyak masalah yang mendatangimu. Bukan karena ada masalah yang mendatangimu lalu batinmu bermasalah. Karena kamu bahagia, maka hidupmu menjadi nikmat. Bukan karena kamu mendapatkan nikmat lalu kamu bahagia.

komentarmu !?

Teddy Wirawan Trunod… di CV
Teddy Wirawan Trunod… di Aku Masih Berpikir
Bans di Pilih yang Terbaik
Syauqie di Pilih yang Terbaik

Klik tertinggi

  • Tidak ada
Cinta adalah pangkal dari setiap perbuatan yang baik maupun yang buruk. Maka pangkal semua amalan agama adalah cinta kepada Allah dan Rasul-Nya (Ibnu Qayyim)

Foto-foto Flickr

ungu

putih

More Photos
Lirik Lagu Indonesia Terbaru