Semua orang pernah gagal. Pengalaman membuktikan, sukses diraih bukan tanpa usaha keras dan pengorbanan, bahkan setelah melalui kegagalan yang beruntun. Kegagalan, apalagi yang datangnya seketika, mampu mengguncangkan jiwa. Karenanya, dalam menerima kegagalan pun dibutuhkan kesiapan diri, caranya:

Kenalilah diri sendiri
Orang yang mengenali diri sendiri tidak akan mencari kambing hitam atas kegagalannya. Ia juga menyadari, sesuatu terjadi pastiada sebabnya. Karena itu, ia akan mencari sebab-sebab terdalam dari dirinya sendiri, selanjutnya ia akan berusaha mengatasi sebab-sebab itu.

Berusaha “pasrah”
Kemampuan manusia memang terbatas. Mau tidak mau kita harus mengakui bahwa di luar kemampuan kita sebagai manusia, ada kekuasaan lain yang maha hebat, yakni kekuasaan Tuhan. Oleh kaena itu, apabila mengharapkan sesuatu, serahkan dahulu berhasil dan tidaknya kepada Tuhan. Baru setelah itu berusaha sungguh-sungguh untuk mencapainya.

Memandang kejadian sebagai peristiwa positif
Orang bijak sering mengatakan bahwa kegagalan bukan berarti hacurnya segala kehidupan akan tetapi merupakanpenundaan sementara sebuah cita-cita. Jadikanlah kegagalan sebagai pendidikan terhadap diri kita sendiri, sehingga kegagalan itu diyakini mengandung kebaikan.