Tags

,

Keajaiban dan pengkhiatan, apakah kedua kata itu bisa bersatu atau disatu-padukan? Entahlah, yang jelas semua itu ada dan baru saja terjadi. Benarkah demikian?

Jika Anda adalah orang yang senang memperhatikan informasi, berita, apapun itu, pasti tahu tentang kejutan yang lebih sering dikatakan sebagai keajaiban yang terjadi pada perhelatan sepak bola Eropa -EURO 2008. Keajaiban itu terjadi pada negara Turki dan Rusia. Mereka semula tidak diprediksi untuk masuk ke semifinal, bahkan mungkin hanya untuk lolos dari penyisihan grup. Tapi apa, nyatanya mereka melenggang mulus masuk ke semifinal, dan itu merupakan kejutan, karena yang dikalahkan adalah tim yang benar-benar difavoritkan juara.

Kemudian, ada satu tanda tanya bagi pelatih Rusia, Karena yang dikalahkan adalah negaranya sendiri. Pelatih Rusia adalah Guus Hiddink yang notabene orang Belanda tulen dan yang dikalahkannya adalah Belanda yang dilatih Van Basten. Sudah pasti orang Belanda akan banyak yang menganggap Guus Hiddink adalah pengkhianat. Betulkah?

Jika dipandang dari sisi nasionalisme tentu saja ini adalah benar. Karena anak bangsa dengan sengaja atau tidak telah membuat negara tersebut kalah dan tidak mendapatkan apa yang menjadi targetnya. Namun, tentu saja ini tidak mutlak, karena ini adalah arena olah raga dan yang menang adalah mereka yang lebih siap segalanya. Termasuk Rusia -mungkin.

Adapun jika dipandang dari sisi profesionalisme, maka ia adalah orang yang paling berhasil karena tidak terpengaruh oleh sesuatu yang menyebabkannya untuk bertindak tidak profesional. Dan itu diperlihatkan dengan mengalahkan negaranya sendiri.

Kasus yang tidak jauh berbeda; Jika seorang ayah menjadi hakim dan anaknya menjadi terdakwa, maka ia akan tetap menetapkan keputusan sesuai dengan apa yang memang mesti dilakukan tanpa melihat kalau yang akan dijatuhi hukuman adalah anak kandung sekaligus anak kesayangannya.

Mudah-mudahan kita bisa mengambil pelajaran dari semua yang kita lihat, kita dengar dan kita perhatikan untuk kemaslahatan diri, keluarga, lingkungan, bangsa dan negara, serta agama.