Tags

, ,

Perkembangan zaman sudah tak bisa kita cegah dan tahan, semua berjalan sangat cepat bahkan lebih cepat dari pada waktu yang selama ini jadi pegangan kita dalam berencana. Era globalisasi, dimana dunia sudah dapat diakses dari dalam rumah hanya dengan menggunakan internet. Semua sudah sangat simple dan bahkan mengurangi proses dalam mendapatkan sesuatu.

Mungkin, kita saat ini asyik-asyik saja menikmati kemajuan yang ada. Karena waktu kita kanak-kanak dahulu telah mendapatkan gemblengan dari orang tua. Sehingga kita mampu mem-filter semua atau sesuatu yang membahayakan. Tapi bagaimana dengan anak yang hidup pada zaman sekarang. Mereka seakan terbawa arus oleh zaman dan budaya yang cenderung merusak nilai-nilai kemanusiaan positif.

Semuanya serba instan, itulah salah satu masalah yang dihadapi. Tentu tidak selamanya salah sesuatu yang instan. Akan tetapi kalau terlalu banyak akan merusak kekuatan mental anak-anak kita. Mereka tidak akan cukup kuat jika menghadapi sesuatu yang agak lama dan intens. Mereka cenderung rapuh, dan temperamental.

Maka, bagaimana kita menaggulangi masalah ini? Ya tentu dengan menambah ilmu kita selaku upara orang tua, ataupun kita yang merasa peduli akan nasib para generasi penerus bangsa ini. Dengan menambah input kita, maka solusi akan lebih mudah diperoleh dan lebih variatif. Karena ternyata salah satu masalah anak-anak sekarang adalah tingkat kejenuhan yang sangat tinggi.

Masalah ini tidak terlalu mengemuka pada zaman kita dulu, karena didikan seperti militer dari orang tua kita memaksa kita untuk bisa. Kalau sekarang, kekerasan sedikit saja bisa jadi perkara. Jadi orang tua sekarang serba salah. Bersambung?