Tags

, , , ,

Hhh …Rasanya badan ini, tubuh ini terasa begitu lelah, letih, dan lesu. Bahkan ingin rasanya badan ini menjatuhkan diri di tempat ini juga. Tak peduli kotor atau malu karena dilihat banyak orang, yang penting bisa melepaskan segala rasa yang sudah tak tertahankan ini.

Namun ada satu yang membuat diri tak berbuat demikian, yaitu hati. Padahal, benar-banar rasa lelah ini tak bisa terbendung lagi. Setelah beberapa waktu berselang, ada rasa aneh yang sampai membuat otak ini “tak habis pikir”. Kenapa rasa lelah yang tadi begitu terasa ternyata hilang dan berubah menjadi energi sebagaimanasaat memulai aktifitas.

Entahlah, kemana rasa lelah dan letih itu? Mungkinkah …? pikiran ini mulai menerawang jauh ke masa beberapa tahun silam dimana aku masih duduk di bangku sekolah dan belajar matematika atau pun fisika. Dahulu aku pernah belajar tentang titik maksimum dan minimum. Dalam pelajaran itu dijelaskan kalau objek atau nilai telah mencapai titik maksimum maka ia akan turun kembali pada titik koordinat yang lebih dengan catatan ia tidak stabil.

Maka, jika titik maksimum adalah titik terlelah dari diri kita, titik minimum adalah titik di mana energi kita masih sangat penuh dan siap “tempur”. Oleh karena itu jika kita kelelahan maka biarlah rasa itu sampai puncaknya agar rasa itu hilang dan berubah menjadi tenaga yang luar biasa. Mungkin.