Tags

, , , , , , , ,

Sunny kah? Bukan. Ini adalah sebuah perjalanan yang sangat lama dinanti dan datang tanpa ada warming up (olah raga kalie). Tiba-tiba saja datang dan menghentak seluruh sendi kehidupan.

Diri yang dirasa sudah dewasa tiba-tiba berubah perilaku seperti bocah ingusan yang senang merengek pada ummi-nya. Bersikap dan berucap manja (Ada Band), dan pelbagai tingkah aneh nan menyedihkan.

Yach itulah yang kualami dan kurasakan. Aku yang telah berusia tiga likur (23 tahun) ini, memang baru pertama kali menjalin komitmen dengan seseorang (peuyeumpuan). Betapa tidak, seperti bayi yang baru lahir, yang merangkak pun ia belum bisa. Sedangkan, kekasihku ialah orang yang sangat ideal dalam pandanganku sudah begitu dah pengalaman lagi.

Aku memang agak aneh sebulan terakhir ini. Seperti orang gila (tapi nggak gitu-gitu amat sich). Yang jelas aku sering linglung, kadang-kadang sedih dan marah secara tidak jelas, dsb. Mungkinkah ini sindrom Cinta Pertama yang niat akhirnya adalah sebuah ikatan “sehidup semati” (dalam tanda kutip), sampai menikah.

Aku bingung kawan ….?!!!!

Di satu sisi aku takut akan kehilangan cintaku, tapi di  sisi lain aku sadar siapa diriku yang bisa saja ternyata tidak sesuai dengan perkiraannya. Memang berat bagiku menjalani semua ini. Tapi semua itu bukan masalah, selama matahari masih terbit dari timur, aku masih bernyawa, aku akn terus berusaha dan berjuang dengan segenap jiwa.