Tags

, ,

Hidup ini indah. Sepertinya kalimat tersebut sering terdengar di telinga. Semoga saja demikian, dan dapat dibentuk seindah mungkin.

Bagaimana perasaan Anda saat ini? Apakah sedang senang, bahagia, harap-harap cemas, khawatir, sedih, atau sedang tertekan karena tuntutan yang harus segera Anda penuhi? Apapun kondisi yang sedang Anda alami saat semoga akan memberikan dampak lebih baik masa yang akan datang.

Setiap orang pasti pernah mengalami rasa “tertekan”. Baik itu tekanan dari dalam diri sendiri (intern) maupun tekanan dari luar (ekstern). Ketika kita sekolah, kita sering tertekan terutama pada saat menghadapi ulangan, terlebih lagi ujian kelulusan yang ternyata passing grade-nya naik dibanding tahun sebelumnya. Banyak sikap yang dihadirkan oleh teman-teman kita pada saat itu. Ada yang kaget, tertekan, ada yang biasa-biasa saja.

Kebanyakan orang takut tertekan atau ditekan. Padahal justru dengan adanya tekanan pada diri kita tersebut, kemampuan kita dalam hal menyelesaikan soal (masalah) akan lebih teruji. Betapa tidak, dengan adanya tekanan kita akan lebih fokus dan lebih mengutamakan prioritas untuk dilakukan. Dan, tekanan tersebut akan membuat kita menjadi semakin kuat dan siap dalam menghadapi soal-soal (masalah) lain yang lebih berat.

Lihat saja, otot lengan yang setiap hari diberikan tekanan dengan melakukan push up akan lebih kuat dibandingkan dengan tangan yang setiap pagi digunakan untuk memegang bantal (tidur). Maka, selama tidak berlebihan maka carilah tekanan agar anda lebih terpacu. Kalau tidak ada, maka Anda buat sendiri saja tekanan seperlunya. Bisa?