Judul tersebut bukanlah judul lagu Noah sodara sodari …

Sudah berapa lama kita hidup di dunia ini? Berapa tahun usia biologis Anda? Sudah berapa tahun usia Psikologis Anda? Sudah berapa lama anda sadar bahwa hidup ini mesti memberi manfaat bagi sebanyak-banyaknya manusia; makhluk dan mesti menjaga- melesatarikan lingkungan tempat kita tinggal. Dan, sebagai wujud rasa terima kasih kita kepada Sang Pencipta karena kita dijadikan manusia yang diberikan akal pikiran untuk mempertahankan dan melesatarikan lingkungan kita agar dapat terus kita; anak cucu kita nikmati.

Dengar laraku, suara hati ini memanggil untuk berbuat baik dan selalu merasa tidak nyaman ketika berbuat kerusakan lahir dan bathin, kerusakan untuk orang lain maupun untuk diri kita sendiri. Ketika hati merasa tidak enak, was-was melakukan sesuatu hal maka hal tersebut menimbulkan keraguan yang benar-benar harus kita tinggalkan atau kita cari “ilmu” sehingga yang kita lakukan tersebut yakin akan kebenaran dan kemanfaatannya. Namun, ketika hatimu merasa adem-adem saja melakukan keburukan lahir dan bathin maka itu adalah sebuah kepastian yang tak perlu kau tunggu bahwa hatimu layu, mati mengering. Jikapun masih sakit, maka obatnya mesti kau minta kepada Yang Maha Mengobati, itupun jika kau mengenal-Nya; jika tidak tanya saja pada rumput yang bergoyang.

Hidupmu adalah hidupmu, hidupku adalah hidupku; tetapi ketika kau merusak hidupmu dan merusak alam-mu maka alamku bisa jadi ikut rusak.